Apa itu Peak, High, dan Low Season ? Baca dulu Pengertiannya Supaya Liburan Sesuai Harapan

0
19
views
low high peak season
low high peak season

Sebelum memutuskan untuk pergi liburan, ada baiknya untuk membuat perencanaan terlebih dahulu, untuk memastikan perjalan liburan berjalan dengan lancar sesuai harapan.

Perlu diketahui bahwa untuk harga kamar penginapan, tiket kapal laut, tiket kereta api dan tiket pesawat selalu tak sama sepanjang tahun, itu tergantung waktu low season, high season, atau peak season.

Ketiga istilah atas sebanarnya sudah lumrah di kalangan para travelling yang saat ini kian hari kian tinggi. Namun untuk para traveller pemula, istilah-istilah tersebut justru masih membingungkan.

Nah kali ini kita akan membahas ketiga istilah tersebut secara singkat. Dengan mengetahui istilah-istilah ini, maka kita bisa menimbang plus minus pergi liburan pada waktu-waktu tersebut.

Peak Season

Tanah Lot Saat Peak Season
Tanah Lot Saat Peak Season

Pada priode Peak Season sebetulnya hampir sama dengan high season, yang membedakannya adalah jumlah wisatawannya lebih banyak, namun untuk harga kamar penginapan, tiket kapal laut, tiket kereta api dan tiket pesawat pada peak season mengalami kenaikan yang gila-gilaan biasanya, tak jarang juga seminggu sebelum hari H, sudah full book.

Contohnya pada saat libur lebaran, libur Natal dan akhir tahun. Sudah bisa pasti biaya yang akan dilkeluarkan pada liburan periode ini akan jauh lebih mahal, baik itu untuk biaya transportasi juga untuk akomodasi, dan yang yang selalu terjadi adalah lalu lintas pun lebih padat.

Kita ambil contoh di Bali, Lombok, Jakarta, dan Bandung, tarif sewa kamar hotel juga mengalami kenaikan drastis sampai 250%. Dan untuk reservasinya harus dilakukan jauh-jauh hari, minimal satu sampai dua bulan sebelumnya.

High Season

Tanah Lot Saat High Season
Tanah Lot Saat High Season

High season merupakan periode dimana jumlah wisatawan yang liburan cukup ramai dibandingkan dengan low season. Periode ini terjadi bertepan dengan waktu liburan berikut :

  • Libur sekolah (Juni-Juli),
  • Libur nasional(libur Lebaran, libur Imlek, libur Natal, cuti bersama, dan libur “long weekend”),
  • Bulan Agustus juga termasuk high season di Indonesia, terutama di destinasi wisata populer seperti Bali dan Lombok. Ini karena bulan tersebut merupakan musim liburan orang luar negeri.

Pada saat high season seperti di atas, biaya untuk transport, baik itu melalui darat, laut, maupun udara, cenderung akan mengalami kenaikan harga beberapa persen. Juga untuk rate kamar hotel akan mengalami kenaikan yang cukup besar antara 30% sampai dengan 50% dari harga normal. Umumnya terjadi untuk hotel-hotel yang lokasinya berada dekat dengan destinasi wisata populer, seperti Bandung, Bogor, Surabaya, Malang, Bali dan Lombok.

Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah wisatawan yang liburan pada periode ini, jangan heran jika ada antrian panjang dimana-mana seperti di transportasi umum, pembelian tiket pesawat, juga tiket masuk tempat wisata.

Walapun biaya yang akan dikerluarkan akan cukup tinggi ketika liburan pada saat high season, namun liburan akan menyenangkan, khususnya untuk orang yang menyukai liburan dengan keramaian juga biasa cuaca pada periode ini cukup mendukung.Juga yang perlu diketahui, pada musim liburan seperti ini biasanya tempat wisata beroperasi lebih lama dan akan banyak ivent menarik.

Low Season

Tanah Lot Saat Low Season
Tanah Lot Saat Low Season

Inti dari low season adalah priode liburan yang sepi wisatawan. Liburan pada periode ini akan sangat menyenangkan untuk orang yang tidak begitu menyukai keramaian. Pada periode ini juga cocok untuk para budget traveller, biasanya akan banyak promo, seperti tiket pesawat sampai kamar hotel akan lebih murah, tentu saja ini akan menghemat biaya yang akan dikeluarkan selama liburan.

Pada periode ini, khususnya untuk di Indonesia biasanya akan banyak promo tiket pesawat, terutama untuk penerbangan ke Bali, juga untuk harga kamar hotel akan banyak promo menarik, seperti dengan rate rendah sudah termasuk sarapan atau juga ada penawaran menarik lainnya. Anda juga tidak akan kesulitan mencari kamar yang kosong, dan tidak perlu reservasi jauh-jauh hari.

Namun terkadang pergi liburan pada periode ini tidak terlalu menguntungkan, karena biasaya periode low season terjadi pada saat ketika iklim atau cuaca yang kurang bersahabat atau pada saat bukan musim liburan. Low season di Indonesia terjadi saat musim hujan datang, yakni antara bulan Oktober hingga April, terkecuali saat liburan akhir tahun antara Natal dan Tahun Baru. Khususnya di Bali, low season biasanya dimulai dari :

  • Pertengahan Januari sampai akhir Mei,
  • Awal September sampai pertengahan Desember.

Namun liburan pada saat low season adalah pilihan terbaik, jika ingin merasakan situasi tempat wisata yang tenang juga biaya liburan yang lebih murah. Namun jika kamu termasuk orang yang hanya memiliki waktu di periode high season atau peak season, kamu harus mempersiapkan liburan dengan matang, agar tidak mengalami kerepotan karena susah mencari tiket pesawat atau kamar hotel.

Untuk mengakali harga tiket pesawat  dan kamar hotel yang mahal pada high season atau peak season, jangan memesan/membeli tiket terlalu berdekatan dengan hari keberangkatan. Reservasi jauh-jauh hari, selain bisa masih banyak pilihan juga bisa membandingkan harganya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here